Concert/Gig · review

A Create Padang : WSATCC, Seringai, The S.I.G.I.T, Maliq & D’Essential

Sekitar satu bulan lalu, saya dan beberapa orang teman di Swinging Friends Padang sempat berbincang mengenai konser impian. Pada saat itu Adit mengutarakan sebuah rahasia yang katanya tidak boleh disampaikan ke siapapun. Sebuah bocoran dari sumber terpercaya mengatakan bahwa di bulan Oktober ini, promotor yang beberapa waktu belakangan sering memboyong musisi indie ke Padang berencana menghadirkan Payung Teduh, Seringai, dll. Reaksi saya saat itu adalah “kenapa bukan White Shoes & The Couples Company?”

Hingga minggu lalu, Talitha (my lovely concert mate) membawa kabar yang membuat saya senang bukan kepalang. Talitha mengabarkan bahwa ia baru saja melihat sebuah spanduk bertuliskan Maliq & The Essential, Seringai, The S.I.G.I.T dan WHITE SHOES & THE COUPLES COMPANY! Saat itu saya langsung mengkonfirmasi berita tersebut pada Agung (HM Sampoerna). Dan ia membenarkan informasi tersebut. Oh my God, saya benar-benar hyper dan merasa tidak sabar hingga hari-H.

Acara yang diselenggarakan tanggal 18 Oktober 2015 ini bertajuk A Create Padang, Change The Ordinary. Acara serupa telah dilaksanakan di kota-kota besar lainnya, namun ini adalah kali pertama diselenggarakan di Kota Padang. Tidak hanya konser musik, dalam gelaran ini juga diadakan creative workshop dari seniman-seniman kenamaan. Diantaranya adalah Anton Ismael (fotografi), Arifin Windarman (UNKL347) yang membahas mengenai disain produk dan creative entrepreneur, dan Ade Darmawan (Ruang Rupa) yang berbagi ilmu mengenai visual art.

Saya dan Talitha berangkat setelah Ashar. Di sana kami bertemu Aulia dan teman-teman Swinging Friends Padang. Venue kali ini benar-benar besar dan meriah. Pengunjung akan menemui berbagai macam booth dari banyak komunitas, diantaranya #AyoDengarRadio, Rumah Ada Seni, Padang Gambar, Minangkabau Photography, Sinematografi ISI Padang Panjang, dll. Jika pengunjung haus atau lapar, mereka dapat mengunjungi berbagai booth kuliner yang berjejer di venue.

_SAM9029

Konser hari itu dimulai sekitar pukul 17.30 WIB. Dan penampil pertama adalah….WSATCC. Kami adalah rombongan pertama yang bergerak menuju panggung dan memilih posisi terdepan. Lagu pertama yang dimainkan adalah Masa Remadja. Ini adalah pertama kalinya saya menyaksikan aksi panggung mereka secara langsung dan saya nyaris speechless. Aprilia Apsari a.k.a Nona Sari bernyanyi dan menari dengan sangat atraktif, persis seperti yang sering saya lihat melalui Youtube. Lagu-lagu yang selanjutnya dihadirkan adalah Sabda Alam, Aksi Kucing, Senandung Maaf, dan Senja Menggila. Penampilan kali ini harus istirahat sejenak dan dilanjutkan setelah maghrib.

_SAM9053

Setelah maghrib, Nona Sari dkk kembali ke panggung dan memainkan lagu-lagu andalan mereka. Diantaranya adalah Selangkah Keseberang, Vakansi, Roman Ketiga, hingga Windu Defrina. Sepanjang penampilan, para penonton tak henti-hentinya berkaraoke massal mengiringi suara indah sang vokalis. Aksi WSATCC malam itu ditutup dengan lagu daerah Lembe-Lembe dan Tam-Tam Buku. Meskipun tanpa kehadiran Rio Farabi, penampilan musisi-musisi berbakat ini tidak akan mungkin dilupakan para penggemarnya di Kota Padang.

Seringai adalah penampil kedua malam itu. Kali ini, saya dan teman-teman beralih ke bagian kanan panggung yang tidak terlalu sesak. Kami menyaksikan penampilan Seringai dari jarak yang cukup jauh. Saya bukanlah penggemar Seringai namun saya menikmati aksi panggung Arian dkk malam itu. Hanya beberapa lagu yang saya ingat judulnya. Diantaranya adalah Infiltrasi, Taring, Serigala Militia, Lagu Ini Tidak Sependek Jalan Pemikiranmu, Dilarang Di Bandung, dll. Pada penampilan kedua ini, penonton benar-benar terbakar oleh musik heavy metal yang disuguhkan Seringai.

The S.I.G.I.T naik panggung sekitar pukul 20.30 WIB. Faktanya, saya bukan penggemar band ini. Satu-satunya lagu yang sering saya dengarkan adalah There Only Love Can Break Your Heart (Neil Young cover). Walaupun begitu, saat menyaksikan secara langsung penampilan mereka, saya bisa mengerti mengapa band ini memiliki penggemar yang tak sedikit. Musik rock & roll, skill yang mumpuni, dan aksi panggung yang cool, sanggup membius para Insurgent Army yang hadir malam itu.

Hingga akhirnya, sekitar pukul 21.30 WIB Maliq & D’Essential naik ke panggung dengan mengenakan seragam denim dengan badge Musik Pop. Tidak pernah terpikirkan sejak pertama kali mengenal band ini bahwa suatu hari saya bisa menonton mereka secara langsung. Jika menilik ke belakang, saya menyukai mereka sejak album pertama dan formasi awal. Dua album pertama Maliq & D’Essential yang saya miliki masih berbentuk pita kaset.

Set list yang dimainkan Maliq & D’Essential malam itu adalah Heaven, Himalaya, Setapak Sriwedari, Aurora, Terdiam, Untitled, Dunia Sekitar, Terlalu, Menari, Dia, dan Pilihanku. Satu kata yang terlintas di benak saya tentang mereka malam itu: “Ketagihan”. Rasanya tidak cukup hanya satu jam untuk menyaksikan aksi panggung yang sangat atraktif dan harmonis dengan berbagai macam gimmick yang menyertainya.

Dan hingga akhirnya, meskipun dalam keadaan lapar, haus, dan kelelahan, masing-masing kami membawa cerita yang menyenangkan. Sampai jumpa di A Create selanjutnya!

Cek juga liputannya di sini : A Create Padang

Trivia :

  1. Sebelum WSATCC tampil, kami melihat sesosok wanita cantik yang berjalan menuju toilet ditemani seorang crew. Ia adalah Nona Sari. Maafkan kami yang mengikutimu hingga toilet, mbak.
  2. Saat Seringai tampil, Adit yang telah terlebih dahulu masuk ke backstage melobi WSATCC dan crew agar kami para fans bisa masuk untuk sekedar berfoto. Entah mimpi apa saya semalam hingga saya benar-benar memperoleh kesempatan berfoto dan bersalaman dengan mereka. Terima kasih Adit.
  3. Saya tahu sejak awal, saat Maliq & D’Essential tampil, itulah saatnya untuk…..fangirling. Bukan hanya saya dan Talitha, tapi juga wanita-wanita di sekitar kami yang berteriak memanggil Lale sang gitaris (yang lesung pipinya meluluhkan hatimu).
  4. Sayangnya, kamera kesayangan saya tiba-tiba error dan tidak bisa digunakan hampir sepanjang acara.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s