Sawahlunto Dan White Shoes And The Couples Company Part 1

Saya jatuh cinta pada Sawahlunto.

Saya menginjakkan kaki pertama kali di Sawahlunto sekitar 6 bulan lalu. Tepatnya bukan di Kota Sawahlunto, tapi di Talawi. Saat itu bukan dalam rangka traveling, namun sebagai trainer motivasi di sebuah SMA. Hanya saja saat akan meninggalkan Talawi saya dan teman-teman trainer lainnya tidak memperoleh bus. Kami terpaksa ke Kota Sawahlunto untuk mencari tumpangan pulang kembali ke Bukittinggi. Saat itulah pertama kalinya saya melihat sedikit penampakan Kota Sawahlunto. Hanya melihat pasar, dan tulisan SAWAHLUNTO di atas bukit dari kejauhan. Kami sangat ingin jalan-jalan, bahkan berwacana ingin menginap. Namun karena satu dan berbagai hal, kami membatalkan rencana tersebut.

???????????

Kesan pertama adalah, “Surely, i fall in love with this town. Aaaa…i wanna back again”.

Sawahlunto International Music Festival 2014

Bulan Agustus lalu adalah kali kedua saya menginjakkan kaki di kota tambang tersebut. Kali ini dalam rangka Sawahlunto International Music Festival 2014. Ya, akhirnya saya bisa menyaksikan iven ini untuk pertama kalinya. Bertahun-tahun lalu selalu saja ada kendala untuk datang dan menyaksikan festival musik dunia ini.

Kali kedua ke Sawahlunto, saya pergi sendirian dari Padang. Sedikit deg-degan karena itu kali pertama saya naik bus sendirian ke kota yang tidak terlalu saya kenal. Walaupun deg-degan, namun saya menikmati setiap detiknya. Sangat menyenangkan. Sesampainya di Sawahlunto, saya berjalan-jalan sendirian menyusuri pasar dan duduk di venue acara (Lapangan Segitiga). Sembari menunggu Zaki dan Adit yang berangkat dari Payakumbuh, saya menonton rehearsal AkashA yang akan tampil malam itu.

???????????

Sekitar pukul 16.00 WIB, Zaki dan Adit sampai di Kota Sawahlunto. Saya menemui mereka di cafe Societeit  sebelah Gedung Pusat Kebudayaan Kota Sawahlunto a.k.a GPK. Setelah mengisi perut, kami memutuskan berjalan-jalan. Mendekati magrib mereka mengajak saya ke Gudang Ransoem. Di sepanjang perjalanan menuju Gudang Ransoem kami bernyanyi. Menyanyikan lagu favorit kami:

Menyenangkan sekali berjalan kaki sambil bersenandung lagu ini.

Sekitar pukul 20.00 WIB, kami kembali ke Lapangan Segitiga untuk menyaksikan Simfes. Cerita tentang Simfes 2014 ada di sini.

Selesai menghadiri Simfes, kami memutuskan untuk menginap di depan gedung GPK. Bersama beberapa anak UKS Unand yang kami temui di venue, Zaki dan Adit dengan nekatnya menggelar tenda tepat di teras GPK. Hahaha, kami tidak punya ide lain akan menginap dimana. Namun sesaat kemudian, seorang crew yang kebetulan lewat menawarkan untuk membawa kami menginap di sekretariat komunitasnya. Kami tidak tahu pasti akan dibawa kemana. Setelah berbagai pertimbangan, kami memutuskan untuk ikut.

Lokasinya berada di atas bukit, sekitar 1 KM dibawah tulisan SAWAHLUNTO. Dan tahukah anda, sekretariat yang dimaksud adalah sebuah paguyuban kuda lumping bernama Paguyuban Ki Sapu Jagad. Jalan menuju paguyuban tersebut mendaki dan sangat gelap. Sesampainya disana kami disambut berbagai macam topeng dan kuda lumping yang dipajang di dinding. It was sooooo creepy.

Meskipun malamnya sangat menakutkan, namun keesokan paginya saya merasa lega. Kondisi paguyuban tidak semenakutkan yang saya bayangkan. Memang tidak bisa melihat Kota Sawahlunto dari atas sana karena tertutup oleh pepohonan. Namun pepohonan dan semilir angin membuat kami sedikit terlena. Beberapa saat sebelum kembali ke bawah (kota), seorang anak UKS mengambil gitar dan memainkan lagu-lagu dari Mocca dan….White Shoes And The Couples Company. Ia mengiringi kami menyanyikan lagu Aksi Kucing, Senandung Maaf, Kisah Dari Selatan Jakarta, dan Roman Ketiga….

…bersambung.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s